Per 18 September 2026, Solana memangkas target jeda waktu antar-blok (slot time) dari 300 milidetik menjadi 250 milidetik. Laju produksi slot jaringan langsung naik nyaris 17% menjadi 4 slot per detik, memecah ritme sebelumnya yang berada di kisaran 3,3 slot per detik.
Pemangkasan waktu sepersekian detik itu mungkin tampak minor di atas kertas, tetapi ia langsung mengubah aturan main di lapisan infrastruktur transaksi keuangan terdesentralisasi.
Siapa yang Paling Diuntungkan
Interval waktu yang makin rapat langsung menyuplai data pembaruan status jaringan yang lebih sering bagi dompet digital, bursa kripto, dan aplikasi perdagangan. Aplikasi yang bergantung penuh pada kebaruan data di dalam rantai seperti Automated Market Maker (AMM) serta pasar berbasis oracle langsung mendapat manfaat dari aliran informasi cepat ini.
Bagi pedagang kripto, jeda transaksi yang pendek menjadi penangkal kerugian saat menukar aset (swap). Interval yang lebih sempit otomatis memangkas periode slippage harga - selisih nilai aset yang kerap muncul antara titik pengiriman transaksi dan eksekusi akhir. Risiko harga melenceng saat instruksi jual atau beli dikirim kini ikut mengecil.
Tahap Ketiga Menuju 200 Milidetik
Pemotongan waktu ke 250 milidetik mewakili anak tangga ketiga dari proposal teknis SIMD-0525. Peta jalan itu disusun khusus untuk menekan waktu slot awal dari 400 milidetik menuju target akhir 200 milidetik, dengan melewati empat pos perhentian berurutan: 350, 300, 250, dan 200 milidetik.
Solana memulai rentetan pembaruan kecepatan ini sejak Agustus lalu ketika memotong waktu slot awal ke 350 milidetik, menandai ubahan perdana sejak jaringan beroperasi. Mengikuti berlakunya angka 250 milidetik hari ini, durasi tugas validator utama (leader) untuk menyusun empat slot berturut-turut ikut menyusut dari 1,2 detik menjadi tepat 1 detik.
Ujian Ketahanan Bagi Operator Validator
Proses pemangkasan waktu tidak berjalan serentak. Tiap kali pindah ke anak tangga baru, jaringan mewajibkan pengaktifan fitur terpisah. Syarat jeda itu sengaja disiapkan agar pengembang dan operator validator punya ruang untuk mengevaluasi stabilitas serta performa mesin sebelum melangkah lebih cepat.
๐ Baca JugaDominasi Bitcoin Turun ke 59% Memicu Rotasi Modal - XRP Langsung Melonjak 6,9% Mendekati Sinyal Golden Cross
Para pengelola node Solana kini memikul tugas komputasi dengan ritme yang lebih ketat dari bulan lalu. Selama perangkat keras mereka sanggup mengimbangi laju empat blok per detik tanpa tersendat, pedagang eceran di bursa terdesentralisasi akan terus membawa pulang harga aset yang lebih presisi.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: Solana Lipat Tigakan Batas Ukuran Transaksi ke 4.096 Byte, Buka Ruang untuk Aplikasi ZK
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




