๐Ÿ“… Jumat, 4 September 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Spesialis IT 25 Tahun Pimpin Sindikat Scam Kripto $1 Juta Sebulan - Uang Korban Dikuras Lewat Tombol Verifikasi

Spesialis IT 25 Tahun Pimpin Sindikat Scam Kripto $1 Juta Sebulan - Uang Korban Dikuras Lewat Tombol Verifikasi

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Polisi Nasional Ukraina, Dinas Keamanan Ukraina, dan Kantor Jaksa Agung membongkar sindikat investasi kripto palsu di Kyiv yang meraup omzet hingga $1 juta per bulan. Operasi kejahatan lintas negara ini menyasar pengguna di lebih dari 20 negara, dengan 62 korban tahap awal teridentifikasi dari Jerman, Polandia, Lithuania, Latvia, Spanyol, Prancis, Inggris, Kanada, hingga Israel.

Jaringan penipuan yang diotaki oleh seorang spesialis IT berusia 25 tahun ini beroperasi terstruktur dengan merekrut sedikitnya 46 warga lokal Ukraina. Penegak hukum kini masih melanjutkan investigasi untuk melacak tersangka dan korban tambahan.

Simulasi Manual di Balik Layar

Modus operandi komplotan bermula dari penyebaran iklan di Telegram yang menawarkan peluang investasi kripto. Pengguna yang tertarik diarahkan untuk menghubungkan dompet kripto mereka ke sebuah platform dan mulai menyetorkan dana.

Angka keuntungan di dasbor pengguna sama sekali bukan hasil pergerakan harga aset sesungguhnya. Karyawan sindikat memalsukan aktivitas investasi manual dari balik layar, menciptakan ilusi bahwa portofolio korban bertumbuh untuk memancing mereka menyerahkan modal lebih besar.

Fase pengurasan aset terjadi saat korban berniat menarik uang mereka. Sistem langsung memblokir permintaan penarikan dan menuntut korban melewati tahap verifikasi tambahan. Dalihnya, korban harus menyambungkan dompet utama dan menyetujui transaksi bernominal kecil sebagai bentuk pembuktian identitas.

Jebakan Izin Kontrak Jahat

Langkah verifikasi itu adalah mekanisme serangan wallet drainer. Korban terkena teknik approval phishing, di mana tanda tangan transaksi mereka justru memberikan izin bagi kontrak jahat untuk memindahkan seluruh sisa token di dompet. Pengguna menyerahkan hak akses penuh ke aset mereka sendiri tanpa menyadarinya.

Selain merampok token, platform penipuan ini juga berburu data privasi. Komplotan mengumpulkan foto paspor, nomor telepon, alamat email, serta data login dan kata sandi para korban.

Ledger Digugat $500 Juta - Satu Akses Karyawan yang Lupa Dicabut Bikin Aset Pengguna Lenyap $1,9 Juta๐Ÿ“Œ Baca JugaLedger Digugat $500 Juta - Satu Akses Karyawan yang Lupa Dicabut Bikin Aset Pengguna Lenyap $1,9 Juta

Jejak Digital di Server Belanda

Penyelidikan aparat berhasil menelusuri infrastruktur teknis jaringan ini hingga ke perangkat server yang berlokasi di Belanda. Pembongkaran server itu memberi penyidik akses langsung ke database inti operasi.

Dari database, polisi mendapatkan daftar lengkap alamat dompet kripto korban dan estimasi jumlah kerugian. Server itu juga menyimpan riwayat korespondensi internal para anggota serta rekaman video yang menampilkan tata cara kerja platform penipuan mereka.

Serangan dompet seperti ini membuktikan bahwa pelaku kejahatan siber hari ini tidak perlu bersusah payah meretas sistem blockchain. Mereka hanya butuh satu klik persetujuan dari pemilik yang sedang lengah saat melewati proses verifikasi identitas.

Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Hacker Kuras Hampir Seluruh TVL Aquifer Solana - Diberi Waktu Tiga Hari untuk Ambil 20%


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share