Trader di jaringan Hyperliquid saat ini menghargai Unitree Robotics hampir menyentuh $38 miliar, mematok premium lebih dari 300% dibandingkan valuasi penawaran saham perdananya di angka $9 miliar. Kontrak perpetual (perp) untuk produsen robot asal Hangzhou ini kini diperdagangkan di kisaran $92 hingga $94. Angka taruhan ini mencerminkan ekspektasi upside di atas 300% menjelang agenda perusahaan untuk resmi melantai di bursa publik antara 17 hingga 21 Agustus 2026.
Tingginya harga derivatif ini sejalan dengan animo pasar ritel, yang tercermin dari laporan IPO Unitree yang oversubscribed hingga 8.000 kali. Kinerja keuangan perusahaan yang berdiri sejak 2016 ini menjadi penopang utama antusiasme pembeli. Pendapatan mereka sepanjang tahun lalu dilaporkan mencapai $253 juta, mencatat kenaikan 335% berkat angka pengiriman robot humanoid yang melampaui 5.500 unit.
Namun di balik taruhan agresif dari para trader, selisih harga antara pasar kripto dan bursa konvensional ini menyimpan risiko kerugian besar.
Dua Pasar dan Risiko Likuidasi
Aktivitas spekulasi untuk Unitree saat ini mengalir lewat dua pasar pra-pencatatan di Hyperliquid yang dioperasikan terpisah oleh Trade.xyz dan Paragon. Berdasarkan pelacakan data Allium, kedua pasar ini telah mengumpulkan open interest $9,1 juta dengan volume perputaran nilai mencapai $59 juta. Ketika dua pasar ini beroperasi bersamaan, selisih harga antara kedua kontrak rata-rata hanya terpaut tipis di kisaran 1,6%.
Ancaman likuidasi paling nyata menanti tepat saat saham mulai diperdagangkan resmi. Bila saham Unitree dibuka pada angka $45 - dua kali lipat dari patokan IPO - harga ini masih tertinggal 52% di bawah harga transaksi kontrak perpetual saat ini. Skenario jeblok ini bisa langsung melikuidasi sekitar 33% dari eksposur posisi long. Sebaliknya, bila bursa merespons liar dan saham dibuka pada level $128 atau enam kali patokan IPO, sekitar 53% pemegang posisi short akan kehilangan uangnya seketika.
Sejarah Akurasi Kontrak Pre-IPO
Meskipun harga derivatif saat ini tampak jauh di atas valuasi publik, pasar pre-IPO perpetual punya riwayat tebakan harga yang sering presisi. Pada pencatatan bulan Juli lalu, kontrak untuk saham CXMT cuma meleset 2,5% dari titik harga pembukaan aslinya di bursa Shanghai. Prediksi komunitas untuk perusahaan antariksa SpaceX (SPCX) juga terbukti tepat sasaran saat memperkirakan harganya akan melampaui target IPO di angka $135.
๐ Baca JugaStablecoinX Kuasai 20% Pasokan ENA - Sahamnya Melonjak 12% Meski Pendapatan Baru Menyentuh $62 Ribu
Bagi trader yang masih menahan kontrak Unitree di Hyperliquid hingga hari ini, rentetan presisi historis ini menawarkan alasan kuat untuk bertahan. Tapi ketika perdagangan bursa tradisional dimulai pekan depan, mereka mempertaruhkan modal jutaan dolar pada satu pertanyaan final - seberapa jauh selera investor publik bersedia menyusul optimisme pasar kripto.
Dilansir dari CoinDesk.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




