Coinbase memperkirakan pemungutan suara rancangan undang-undang Clarity Act di Senat bisa bergulir seawal Senin, 3 Agustus 2026. Aturan yang dirancang untuk menetapkan struktur pasar federal bagi aset digital serta memperjelas pembagian wewenang antara SEC dan CFTC ini terus menggalang kekuatan di menit-menit akhir. Franklin Templeton bahkan ikut melempar dukungan terbuka dengan menyebut pengesahan rancangan ini akan memberi kepastian regulasi yang selama ini dicari oleh industri kripto AS.
Tapi langkah menuju ketuk palu itu masih terhadang hitung-hitungan jumlah kursi parlemen.
Tembok 60 Suara
Partai Republik saat ini memegang kendali atas 53 kursi Senat. Aturan main parlemen mewajibkan mereka meraup minimal 60 suara untuk menembus ambang batas cloture sebelum bisa membawa rancangan ini ke pemungutan suara akhir. Defisit tujuh suara ini memastikan nasib undang-undang mutlak berada di tangan dukungan kubu Demokrat.
Setidaknya tujuh senator Demokrat menyatakan teks terbaru Clarity Act belum memenuhi ekspektasi mereka, terutama menyangkut aturan etika, perlindungan konsumen, dan pengawasan Decentralized Finance (DeFi). Senator Cortez Masto dan Warner bahkan menahan dukungan mereka sampai ada ketentuan yang lebih tangguh untuk memberantas kejahatan keuangan di ranah kripto.
Upaya kompromi kini digawangi oleh Senator Tillis yang memimpin negosiasi bipartisan demi menyusun aturan etika yang lebih ketat. Namun celah juga menganga di barisan internal Republik, sebab Senator Hawley dan Paul masih menolak mengonfirmasi posisi akhir mereka.
Berkejaran dengan Masa Reses
Tenggat reses Senat yang jatuh pada 7 Agustus menyisakan waktu pembahasan kurang dari sepekan. Menghadapi sempitnya jadwal, para pemimpin Senat mendiskusikan opsi darurat untuk menahan para legislator bekerja beberapa hari ekstra demi mengamankan jadwal pemungutan suara.
📌 Baca JugaMinnesota Ancam Pidanakan Pelaku Pasar Prediksi 1 Agustus - CFTC dan Polymarket Siapkan Perlawanan Darurat
Proses revisi draf juga membuahkan hasil diplomasi dari luar Senat. Organisasi National Fraternal Order of Police berbalik mendukung Clarity Act setelah sejumlah keluhan mereka terkait aturan BRCA diakomodasi oleh pembuat undang-undang. Di tengah lobi yang memanas ini, peringatan terpisah justru disuarakan oleh Komisioner SEC Hester Peirce, yang menyoroti potensi perlakuan vault kripto sebagai produk sekuritas (securities).
Bagi pelaku pasar kripto, pekan depan akan menjadi penentu. Kesepakatan yang tercapai dalam lima hari ke depan akan memastikan apakah industri ini segera memegang peta regulasi baru, atau harus menelan kekecewaan dan menunggu sampai para senator kembali dari libur reses mereka.
Dilansir dari @WatcherGuru di X.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




