📅 Minggu, 26 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Whale Anonim Short SpaceX $14 Juta Saat IPO Terbesar Sejarah - Tanpa Broker, Tanpa Jam Tutup

Whale Anonim Short SpaceX $14 Juta Saat IPO Terbesar Sejarah - Tanpa Broker, Tanpa Jam Tutup

Seorang trader anonim memasang taruhan turun harga (short) senilai $14 juta dengan leverage 10x pada saham SpaceX saat perusahaan itu menggelar Initial Public Offering (IPO) terbesar dalam sejarah. Transaksi ini tidak terjadi di Wall Street, melainkan di atas blockchain melalui platform derivatif Hyperliquid. Bersamaan dengan manuver itu, platform ini juga memfasilitasi posisi short Bitcoin terpisah senilai $60 juta pada leverage 40x.

Bagaimana Saham Sintetis Mengakali Aturan Main

Kontrak perpetual ekuitas (equity perp) SPCX sudah lahir dan aktif di Hyperliquid sebelum harga resmi IPO SpaceX diumumkan ke publik. Instrumen ini terus berpindah tangan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu, termasuk ketika saham aslinya terombang-ambing oleh volatilitas ekstrem hingga merosot 48% pasca-IPO.

Tidak seperti saham fisik, equity perp adalah instrumen sintetis. Kontrak ini bergantung pada oracle penyalur data harga dari pasar tradisional untuk menjaga nilainya tetap selaras. Semua transaksi dan pencairan laba dieksekusi murni dalam bentuk stablecoin. Mekanisme funding rate - pembayaran berkala antara pemegang posisi long dan short - dipakai sebagai jangkar untuk memastikan harga kontrak tidak lepas dari aset acuan.

Bagi trader global, model ini meruntuhkan hambatan pasar saham konvensional. Mereka kini bebas mengambil posisi short terhadap saham Amerika Serikat tanpa beban borrow fee. Risiko penarikan paksa aset (recall risk) atau rumitnya proses locate saham fisik yang dipaksakan broker tradisional hilang dari persamaan. Kapasitas leverage yang biasanya dikerangkeng hanya untuk institusi kini dikelola sepenuhnya on-chain.

Zona Abu-Abu Beromzet Miliaran Dolar

Mesin derivatif kripto ini mencetak uang dalam kecepatan tinggi. Hyperliquid kini menyapu fee tahunan sekitar $1,3 miliar, mengokohkan dominasinya atas 70% pasar perpetual on-chain. Kelas aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi merajai volume transaksi platform, menyalip total perdagangan kripto murni di dalamnya - sebuah anomali yang juga dikonfirmasi oleh Cointelegraph di platform X.

Ekspansi ini tidak berhenti di SpaceX. Menggunakan skema builder-deployed markets, platform ini membanjiri pasarnya dengan keranjang saham AS, indeks, hingga komoditas, yang dapat ditradingkan kapan pun.

Harga BEAT Naik 32% Menjelang 1 Agustus - Tapi 21 Juta Token Senilai $67 Juta Segera Masuk ke Pasar📌 Baca JugaHarga BEAT Naik 32% Menjelang 1 Agustus - Tapi 21 Juta Token Senilai $67 Juta Segera Masuk ke Pasar

Hingga kini, produk inovatif ini tidak memiliki payung hukum yang memadai. Draf aturan kripto terbaru seperti CLARITY Act tidak punya klausul yang spesifik mengatur peredaran equity perps. Akibatnya, instrumen ini leluasa mendulang modal dari ruang abu-abu.

Ujungnya akan ditentukan oleh regulator pasar tradisional. Bursa saham konvensional kini menghadapi realitas baru: produk unggulan mereka sedang ditiru dan diperdagangkan triliunan dolar di tempat yang bebas pajak pialang. Pertanyaan bagi pembuat kebijakan bukan lagi bagaimana melarang, melainkan seberapa cepat Wall Street akan kehilangan pelanggannya.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share