๐Ÿ“… Sabtu, 15 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Bos Coinbase, Ripple, dan 4 Entitas Kripto ke Gedung Putih 19 Agustus - Tepat Saat CLARITY Act Mandek

Bos Coinbase, Ripple, dan 4 Entitas Kripto ke Gedung Putih 19 Agustus - Tepat Saat CLARITY Act Mandek

Enam eksekutif dari perusahaan kripto dan pasar prediksi dijadwalkan berkumpul di Gedung Putih pada 19 Agustus 2026. Daftar peserta yang sudah dikonfirmasi mencakup petinggi dari Coinbase, Ripple, a16z, Chainlink, Paradigm, dan Kalshi.

Presiden Trump dikabarkan akan hadir bersama anggota pemerintahannya, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi. Ketua CFTC Michael Selig dan Ketua SEC Paul Atkins juga diperkirakan ikut bergabung. Sampai tulisan ini dibuat, belum ada agenda resmi yang dipublikasikan ke publik. Namun, pertemuan ini diadakan sebagai pemanasan untuk rapat perdana CFTC Innovation Advisory Committee yang akan digelar keesokan harinya, 20 Agustus, dalam sesi tiga jam mulai pukul 13:00 waktu setempat di Washington.

Apa yang Dibawa ke Meja Pertemuan

Pertemuan ini terjadi ketika industri sedang menanti kepastian hukum. CEO Coinbase Brian Armstrong dan CEO Ripple Brad Garlinghouse merupakan pendukung utama CLARITY Act, sebuah rancangan undang-undang yang saat ini statusnya masih beku di Senat. Aturan baru ini dirancang untuk menempatkan pasar spot komoditas digital di bawah pengawasan CFTC, sementara aset yang masuk kategori sekuritas tetap diatur oleh SEC. Beleid ini juga akan mengatur bursa, pialang, diler, penasihat, dan kustodian aset digital.

Pada 7 Agustus lalu, Armstrong menegaskan posisinya dengan menyatakan bahwa momentum teknologi kripto terus membesar, terlepas dari ada atau tidaknya jadwal kongres. Tekanan ini bukan barang baru. Sejak April 2026, koalisi yang berisi lebih dari 120 perusahaan, termasuk Coinbase dan Ripple, sudah mendorong pengesahan rancangan ini.

Mengapa Aturan Ini Tertahan?

Dewan Perwakilan Rakyat AS sebenarnya sudah menyetujui versi mereka pada Juli 2025 lewat 294 berbanding 134 suara, dengan 78 politisi Demokrat menyeberang untuk bergabung bersama faksi Republik. Komite Perbankan Senat juga memajukan rancangan ini dengan perbandingan suara 15-9 pada bulan Mei 2026.

๐Ÿ“Œ Baca JugaSEC Mendadak Tarik Proposal Kripto 400 Halaman H-1 - Padahal Rute Alternatif di Senat Juga Tersumbat

Kendalanya ada pada rentetan isu yang belum selesai dibahas. Para pembuat kebijakan masih berdebat seputar ketentuan etika, aturan imbal hasil stablecoin, perlindungan bagi pengembang perangkat lunak, kontrol pendanaan gelap, serta standar perlindungan konsumen. Rangkaian perdebatan ini membuat pelaku pasar ragu. Data dari Polymarket hanya memberi probabilitas 19% bahwa CLARITY Act akan disahkan menjadi undang-undang pada 2026. Estimasi dari Galaxy Research mematok peluang yang lebih rendah di angka 10%.

Tenggat Waktu yang Makin Sempit

Peluang yang tak sampai 20% itu menunjukkan beratnya tantangan yang dibawa para eksekutif kripto ke Washington. Pertemuan 19 Agustus ini punya beban yang lebih berat dari sekadar kunjungan biasa. Bagi eksekutif yang hadir, targetnya cukup jelas: memanfaatkan pertemuan ini untuk menekan percepatan aturan, atau membiarkan status regulasi kripto AS kembali menggantung hingga akhir tahun.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share