📅 Minggu, 26 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Charles Schwab Desak Senat Sahkan CLARITY Act - Tapi Tim Trump Malah Pindahkan Token TRUMP Senilai $16,9 Juta

Charles Schwab Desak Senat Sahkan CLARITY Act - Tapi Tim Trump Malah Pindahkan Token TRUMP Senilai $16,9 Juta

📚 Istilah di Artikel Ini:

Charles Schwab mendesak Senat AS segera mengesahkan RUU CLARITY Act demi kepastian pasar aset digital. Desakan dari manajer investasi senilai $13 triliun ini muncul bersamaan dengan aksi tim Donald Trump yang memindahkan 16,84 juta token TRUMP senilai $16,91 juta ke tiga alamat kustodi Fireblocks pada 25 Juli 2026.

Menurut laporan Arkham Intelligence, tiga alamat tujuan itu pernah menerima token TRUMP sebelum mengirimkannya ke BitGo. Pergerakan ini memicu kekhawatiran pasar karena tim Trump berpotensi menjual hingga 96 juta token - setara 9,6% dari total pasokan, atau sekitar 40% dari 237 juta token yang beredar saat ini.

Sekitar 80% total pasokan TRUMP masih dipegang oleh orang dalam (insider), dengan 670 juta token atau 67% di antaranya sudah berstatus terbuka (unlock). Aksi pemindahan ini terjadi saat harga TRUMP berada di kisaran $1,57 - anjlok 83% dari harga tertinggi tahunan dan menyusut 98% dari rekor tertinggi $73,43 pada Januari 2025.

Namun, pergerakan dana ini hanyalah permulaan dari ketegangan yang lebih besar di Washington.

Sengketa Etika di Koridor Senat

RUU CLARITY Act sudah lolos di DPR sejak Juli 2025, dan Komite Perbankan Senat meloloskannya dengan voting 15-9 pada Mei 2026. Pemimpin Mayoritas Senat John Thune ingin membawa RUU ini ke lantai paripurna, meski belum mengantongi 60 suara dukungan untuk mengatasi taktik penundaan (filibuster).

Hambatan utama RUU ini berpusat pada siapa penegak aturan etika. Senator Angela Alsobrooks mengancam akan menentang RUU ini karena menolak penegakan aturan etika hanya diserahkan kepada Departemen Kehakiman (DOJ). Sikap Alsobrooks ini penting karena dia adalah satu dari dua Demokrat di Komite Perbankan yang sebelumnya mendukung RUU ini.

Trump dikabarkan setuju dengan larangan bagi pejabat terpilih untuk menerbitkan atau mensponsori aset digital. Namun, perselisihan mengenai siapa yang menegakkan aturan etika itu mencegah tercapainya kesepakatan bipartisan.

Bank Terbesar Rusia Siapkan Infrastruktur Trading Kripto - Patok Syarat Likuiditas $64 Miliar📌 Baca JugaBank Terbesar Rusia Siapkan Infrastruktur Trading Kripto - Patok Syarat Likuiditas $64 Miliar

Larangan Ketat Hingga Tahun 2029

Jika disahkan, draf terbaru CLARITY Act melarang presiden, wakil presiden, anggota Kongres, hakim federal, serta pasangan mereka untuk menerbitkan atau mensponsori aset digital. Aturan ini direncanakan berlaku hingga 20 Januari 2029.

Aturan ini berpotensi membatasi bisnis kripto Trump, yang menurut data pengungkapan keuangan menghasilkan pendapatan hingga $1,4 miliar tahun lalu. Di tengah potensi penjualan token oleh timnya dan aturan etika yang membayangi, pasar token TRUMP tampaknya harus bersiap menghadapi gejolak harga yang berkelanjutan.

Bagi para investor, kebuntuan politik di Washington ini menjadi bukti bahwa kepastian regulasi masih jauh dari kata selesai. Langkah tim Trump selanjutnya dalam mengelola jutaan token TRUMP akan menjadi penentu nasib pemegang aset ritel di pasar terbuka.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share