Arus dana $203,1 juta masuk ke ETF Bitcoin spot di AS pada Selasa, 21 Juli 2026, memperpanjang aliran masuk bersih pasar kripto menjadi enam hari berturut-turut. Total modal bersih yang masuk selama enam sesi perdagangan ini mencapai $930 juta - rentetan arus positif terpanjang sejak April lalu, menurut data platform pelacakan investasi SoSoValue.
Di pasar spot, harga Bitcoin kini diperdagangkan di sekitar $65.900. Laporan CoinDesk menunjukkan angka ini menyentuh level tertinggi dalam dua minggu dengan kenaikan 1,5% sepekan. Altcoin utama merespons pergerakan serupa: harga Ethereum bertahan di angka $1.917 dengan penguatan 2% sepekan. Momentum dana segar ini juga menjangkau ETF multi-aset pada perdagangan 21 Juli. Data Cointelegraph mencatat masuknya arus $37,47 juta ke produk ETH, $5,83 juta ke SOL, dan $5,66 juta ke XRP.
Pergeseran arus modal ini perlahan mencairkan pandangan pasar. Indeks Crypto Fear & Greed mencatat sentimen yang membaik, naik dari zona “extreme fear” menjadi “fear”.
Keterkaitan dengan Saham Chip AI
Sepanjang bulan ini, pergerakan harga Bitcoin terikat erat dengan narasi perdagangan AI. Harga kripto ini naik merespons penguatan saham produsen chip, dan sebaliknya turun mengikuti pelemahan sektor itu. Kesamaan selera risiko mengarahkan modal ke dua aset ini bersamaan, ditambah peralihan strategi para penambang Bitcoin yang merombak model bisnisnya menjadi operator pusat data AI.
Pasar ekuitas konvensional justru sedang tertahan. Tren rebound dari saham chip yang sempat berjalan dua hari kini mandek karena mayoritas trader pasif menunggu rilis laporan keuangan Alphabet. Sikap hati-hati ini menekan pasar berjangka Nasdaq 100 yang turun 0,8%.
Kebijakan ekonomi makro juga dinanti menjelang rapat Federal Reserve pada 28-29 Juli mendatang. Di tengah riuh pasar kripto, token Hyperliquid mencatat arah berlawanan lewat penurunan 2% dalam tujuh hari terakhir.
📌 Baca JugaGonjang-Ganjing Iran dan Yen Loyo Tak Bikin Mundur - Arus ETF Bitcoin Tembus $229 Juta Sehari
Apa Arti Rentetan Ini bagi Tren Jangka Panjang?
Masuknya suntikan $930 juta sepekan terakhir memberikan dorongan beli, namun lubang investasi ekosistem kripto belum tertutup penuh. Pada periode tahun berjalan (year-to-date), angka arus bersih ETF Bitcoin masih memikul defisit $4,84 miliar.
Total defisit ini menegaskan aliran ETF terbaru belum mengimbangi jejak pelarian modal bulan-bulan sebelumnya. Analis mematok batas ukur teknikal: Bitcoin wajib menembus dan bertahan di rentang $65.000 hingga $65.500 untuk menjaga kelanjutan tren naik. Bagi pengelola portofolio, ketahanan di titik inilah yang menjadi penentu - bertahan berarti fase pertumbuhan baru sah bermula, sementara tergelincir berarti aliran uang ini sekadar jeda sementara sebelum gelombang jual kembali datang.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




