Trader kripto Machi Big Brother (@machibigbrother) kembali mengalami likuidasi penuh di platform Hyperliquid. Peristiwa itu terjadi sekitar 18 Oktober 2026 dini hari UTC, sekitar empat jam sebelum akun analitik on-chain @lookonchain membeberkan laporannya di X.
Dua hari sebelum seluruh posisinya ditutup paksa oleh sistem, Machi menyetorkan dana sebesar 250.000 USDC ke platform itu. Dalam tempo 48 jam, deposit itu habis tanpa sisa akibat pergerakan harga yang berlawanan arah. Namun lenyapnya modal 250.000 USDC dalam hitungan hari hanyalah permukaan dari pembalikan finansial yang jauh lebih dalam.
Bagaimana 250.000 USDC Habis dalam Dua Hari
Catatan on-chain yang dibagikan @lookonchain memperlihatkan akun Machi tidak mampu mempertahankan batas margin saat pasar bergerak menentang posisinya. Dana 250.000 USDC yang ia tempatkan sebagai agunan tergerus bertahap hingga menyentuh angka nol. Likuidasi penuh pun berjalan otomatis pada 18 Oktober 2026 dini hari UTC, mengakhiri seluruh posisi terbukanya di bursa itu.
Catatan itu kontras bila dibandingkan dengan rekam jejaknya setahun silam. Setahun lalu, Machi pernah mencatat keuntungan sebesar $44,84 juta di Hyperliquid. Ukuran taruhan yang besar sempat menempatkannya di jajaran trader dengan laba tertinggi di bursa itu.
Kini seluruh keuntungan $44,84 juta itu sudah habis. Riwayat transaksinya di Hyperliquid berbalik membukukan kerugian tambahan sebesar $36,85 juta. Dihitung dari titik puncaknya, terjadi penurunan nilai lebih dari $81 juta pada akun yang sama - membalikkan posisi pemenang menjadi penanggung rugi kumulatif.
Pola Berulang di Tengah Tekanan Pasar
Likuidasi terbaru ini bukan pertama kalinya dialami Machi Big Brother. Penggunaan kata ‘lagi’ dalam rincian laporan @lookonchain menegaskan adanya siklus berulang pada akun itu. Strategi trading agresif dengan leverage tinggi membuatnya rentan tersingkir dari pasar tiap kali volatilitas harga bergerak di luar perhitungan.
Kondisi pasar saat likuidasi berlangsung juga sedang menghadapi tekanan ganda. Arus keluar dana dari instrumen ETF kripto spot di Amerika Serikat tercatat mencapai $610 juta. Pada periode yang sama, laju inflasi produsen AS berada di angka 6,3%, memicu kehati-hatian investor makro dan memperlemah daya tahan aset berisiko.
๐ Baca JugaOutflow ETF Kripto AS Tembus $610 Juta - Giliran Ethereum yang Paling Banyak Dilepas
Bagi trader harian, riwayat Machi memberi pelajaran tegas tentang batas ketahanan modal. Laba puluhan juta dolar tidak menjamin kelangsungan akun bila posisi terus dipaksa melawan arah tren tanpa disiplin batas rugi. Di pasar derivatif, akun besar tetap tunduk pada aturan margin yang sama persis dengan akun ritel.
Dilansir dari @lookonchain di X.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Sebelumnya: Modal $12 Juta Machi Big Brother Ludes Jadi $21 Ribu - Likuidasi Kripto Tembus Rp7,6 Triliun
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




