๐Ÿ“… Sabtu, 31 Oktober 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID EN
Peretas Binance Tukar $325 Juta dalam Satu Jam - Masih Kuasai $2,4 Miliar Aset Kebal Pembekuan

Peretas Binance Tukar $325 Juta dalam Satu Jam - Masih Kuasai $2,4 Miliar Aset Kebal Pembekuan

Peretas pembobol Binance senilai $6,3 miliar melancarkan aksi cepat di jaringan blockchain untuk mengonversi stablecoin tersentralisasi ke aset kripto yang kebal pembekuan, seperti Ether (ETH) dan Bitcoin (BTC). Upaya perpindahan dana itu dipacu sebelum penerbit stablecoin sempat mengunci dompet utama pelaku.

Insinyur keamanan dari CertiK, Dickson Wu, melacak transfer 500 juta USDT ke satu alamat peretas. Dari dana itu, 325 juta USDT dijual ke market maker untuk ditukar menjadi ETH dalam waktu kurang dari satu jam pasca serangan, tepatnya pukul 20:59 UTC. Aksi kilat ini mendahului tindakan para penerbit stablecoin yang mulai menutup akses dompet peretas beberapa puluh menit kemudian.

Tether membekukan sekitar $1,567 miliar USDT dalam 37 menit pertama setelah dana curian masuk ke dompet Ethereum utama peretas. Tiga menit berselang, Circle menyusul dengan membekukan $823 juta USDC pada alamat yang sama.

Sekitar 40 menit sebelum pembekuan pertama oleh penerbit stablecoin dijalankan, peretas sudah menyetorkan $60 juta USDT ke protokol peminjaman Aave V3 di Ethereum. Melalui setoran itu, pelaku meminjam $44,6 juta Wrapped Ether (WETH).

Manajemen Aave merespons dengan membekukan pasar di seluruh penerapan V3 dan V4 sebagai langkah mitigasi darurat guna mencegah peretas menambah agunan atau pinjaman lebih lanjut. Bersamaan dengan itu, Dewan Keamanan Arbitrum (Arbitrum Security Council) mengeksekusi transaksi darurat untuk membekukan sekitar $30,5 juta aset token ARB dan ETH milik peretas ke dompet penengah khusus yang dikontrol multisig DAO.

Kenapa Agunan di Aave Tak Otomatis Kembali

Tindakan memasukkan alamat dompet peretas ke daftar hitam tidak serta-merta mengembalikan dana yang sudah masuk ke protokol peminjaman. Data LlamaRisk mencatat posisi peretas di Aave memegang agunan $59,9 juta USDT dengan kewajiban utang $43,8 juta.

Pendiri Aave Chan Initiative, Marc Zeller, menjelaskan bahwa agunan itu tertahan di dalam pool likuiditas. Menurut Zeller, status daftar hitam pada dompet pelaku tidak otomatis memulangkan aset agunan ke Binance, karena dana itu tertahan di dalam mekanisme pool protokol.

Sisa $2,4 Miliar yang Tak Bisa Dibekukan

Dari total dana pembobolan yang mencapai antara $6,3 miliar hingga $6,4 miliar, sekitar $3 miliar aset kini telah dibekukan di blockchain. Jumlah ini merupakan pembaruan dari laporan awal yang sebelumnya mencatat pembekuan $2,5 miliar.

Sengaja Sisakan Tepat 1 ETH di Dompet Binance - Trik Kode Peretas Meredam Alarm Pengawas๐Ÿ“Œ Baca JugaSengaja Sisakan Tepat 1 ETH di Dompet Binance - Trik Kode Peretas Meredam Alarm Pengawas

Penerbit terpusat dan pengelola jaringan telah membekukan sekitar separuh hasil pembobolan, namun pelaku masih menguasai porsi yang belum tersentuh. Peretas tercatat masih memegang lebih dari 420.000 ETH dan 18.270 BTC - bernilai sekitar $2,4 miliar - yang mustahil dibekukan oleh penerbit terpusat.

Bagi bursa dan penegak hukum, selisih hitungan menit di blockchain menjadi penentu: sekitar $3 miliar stablecoin dapat dibekukan lewat daftar hitam penerbit, tetapi sisa $2,4 miliar dalam wujud ETH dan BTC tetap berada di tangan peretas selama kunci privat masih mereka kuasai.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya

Sebelumnya: Hot Wallet Binance Dibobol Hingga $5,8 Miliar Lewat EIP-7702 - Penerbit Stablecoin Bekukan $2,5 Miliar


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share