Saham perusahaan publik Amerika Serikat kini berpindah tangan langsung di atas blockchain dengan restu regulator. Canton Strategic Holdings, emiten berkode CNTN di bursa Nasdaq, menyelesaikan perdagangan perdana saham biasa tertokenisasi resmi di jaringan Canton Network pada 4 November 2026. Transaksi ini berjalan di bawah kerangka Innovation Exemption yang dirilis Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 17 September, kebijakan yang memberi kelonggaran bersyarat dari kewajiban registrasi bursa konvensional.
Five North masuk sebagai pihak penjual, berhadapan dengan DRW Cumberland selaku pembeli. Flowdesk bertindak sebagai penyedia likuiditas, sementara eksekusi transaksi berlangsung di TSV LLC. Platform TSV LLC beroperasi sebagai tempat perdagangan sekuritas tertokenisasi berizin khusus yang didukung protokol automated market maker (AMM) Tradecraft.
Chairman dan CEO Canton Strategic Mark Wendland menyatakan transaksi ini membuktikan implementasi nyata pertama ekuitas tertokenisasi resmi di AS di bawah payung hukum SEC. Namun perpindahan saham dari bursa konvensional ke blockchain ini bertumpu pada satu aktor kunci: agen transfer berizin.
Bagaimana Saham Tradisional Berpindah ke Blockchain
Alur transaksi bermula ketika Five North mengajukan permohonan konversi saham CNTN miliknya ke bentuk token digital. Fairmint TA LLC, agen transfer resmi yang terdaftar di SEC, menindaklanjuti permintaan itu dengan memindahkan posisi saham Five North dari akun broker tradisional ke dompet digital Loop Wallet yang telah terverifikasi.
Fairmint mencatat kepemilikan saham langsung di Canton Network dan memfasilitasi penyelesaian atomik. Melalui penyelesaian atomik, pertukaran saham dan pembayaran dana tuntas seketika pada saat yang sama, tanpa memerlukan jeda waktu penyelesaian bertingkat seperti sistem kliring pasar modal konvensional.
Hak Dividen Tetap Melekat di Balik Saringan Ketat
Peralihan saham ke format token digital tidak memangkas hak hukum para investor. Pemegang saham versi token memperoleh hak korporasi penuh yang setara dengan pemegang saham CNTN di bursa Nasdaq, mencakup hak suara dalam rapat umum pemegang saham serta hak penerimaan dividen dari perseroan.
Partisipasi perdagangan juga tidak dibuka bebas bagi publik. Akses transaksi dibatasi ketat khusus untuk entitas yang lolos verifikasi identitas resmi Fairmint serta memenuhi kriteria penapisan sanksi internasional.
๐ Baca JugaMorgan Stanley Tokenisasi Saham AS Lewat Kustodian $114 Triliun - Jalur Publik Baru Dibuka 2027
CEO Fairmint Joris Delanoue menegaskan bahwa peran agen transfer berizin tetap menjadi pilar hukum utama yang menetapkan kepemilikan sah saham di atas penyelesaian blockchain. Bagi pelaku pasar institusional, transaksi ini memperlihatkan bahwa adopsi blockchain untuk ekuitas publik kini memiliki jalur hukum yang jelas di AS, memadukan efisiensi penyelesaian teknologi baru dengan kepatuhan identitas yang ketat.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Morgan Stanley Tokenisasi Saham AS Lewat Kustodian $114 Triliun - Jalur Publik Baru Dibuka 2027
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




