Pemilik surat utang pemerintah Amerika Serikat yang ditokenisasi di blockchain Avalanche kini tetap menerima bunga berjalan saat aset mereka dikunci sebagai jaminan. Jaringan settlement Lynq mengintegrasikan sistemnya dengan platform manajemen risiko ZeroBeta. Integrasi ini menghubungkan pinjaman institusional dan margin trading dengan instrumen US Treasuries onchain.
Sebelum integrasi ini hadir, institusi keuangan menghadapi pilihan yang kaku. Pemegang surat utang harus memilih antara membiarkan asetnya menganggur demi mengantongi bunga kupon, atau mengorbankan imbal hasil agar aset bisa dijadikan agunan pinjaman maupun transaksi margin.
Mekanisme Bunga Berjalan di Dalam Escrow
Kendala itu dijawab lewat fitur penguncian agunan bernama collateral lock. Melalui skema ini, US Treasuries onchain yang diserahkan ke dalam rekening penampung (escrow) tetap menghasilkan imbal hasil bunga berjalan bagi pemiliknya selama masa pinjaman atau agunan trading berlangsung.
Chief Executive Officer Lynq Jerald David menegaskan, terobosan ini menyelesaikan dilema lama lembaga finansial. Pemilik aset tidak lagi dipaksa menimbang untung-rugi antara memperoleh bunga atau menjaminkan modal. Pembagian imbal hasil obligasi diproses langsung dan seketika berkat teknologi Yield-in-Transit milik Lynq yang berjalan di jaringan Avalanche.
Perhitungan Risiko Otomatis di BlueShift
Pengawasan posisi agunan diserahkan kepada platform BlueShift milik ZeroBeta. Sistem BlueShift menghitung kebutuhan margin pada posisi trading serta memantau eksposur risiko seketika. Berdasarkan batas ambang risiko yang ditentukan, BlueShift menerbitkan instruksi untuk mengunci atau melepas agunan.
Lynq memegang aset di blockchain Avalanche dan mengeksekusi perpindahan jaminan onchain mengikuti arahan kalkulasi risiko dari BlueShift. Koordinasi antarsistem ini memastikan agunan berpindah di atas rantai blok tepat saat parameter margin trading membutuhkannya.
Izin Pialang di Balik Eksekusi Aset
Di balik infrastruktur penyelesaian transaksi, Lynq dioperasikan oleh tZERO Securities. Entitas ini merupakan broker-dealer berizin yang terdaftar di Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) sekaligus mengantongi keanggotaan resmi FINRA dan SIPC.
Platform Lynq dikembangkan bersama oleh Arca Labs, Tassat Group, dan tZERO Group. Total aset yang tercatat di platform Lynq kini melampaui $89 juta, disokong partisipasi lebih dari 40 institusi aset digital yang telah bergabung.
๐ Baca JugaChainlink dan Anchorage Rilis CustodySync - Buka Pinjaman DeFi Tanpa Pindahkan Aset Kustodi
Bagi bendahara institusi dan manajer investasi, fitur ini memangkas biaya modal saat mengelola likuiditas di ekosistem kripto. Surat utang negara di Avalanche kini bisa menjalankan dua fungsi sekaligus: menjaga batas aman margin trading, sembari kupon bunga tetap mengalir ke kas pemiliknya.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Chainlink dan Anchorage Rilis CustodySync - Buka Pinjaman DeFi Tanpa Pindahkan Aset Kustodi
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




