Dua pengembang, Friederike Ernst dan Eduardo Antuรฑa Dรญez, naik ke panggung Lotus Stage 1 pada ajang Devcon di Mumbai, India, untuk mendemonstrasikan tiga integrasi sinkron antara base layer Ethereum (L1) dan jaringan rollup (L2). Lewat inisiatif Ethereum Economic Zone (EEZ), demonstrasi teknis ini memperlihatkan interaksi dua arah antar-lapisan yang tuntas dalam satu rangkaian proses.
Uji coba di Mumbai melanjutkan pencapaian pada Oktober 2026, ketika EEZ merampungkan transaksi atomik perdana sebesar 0,001 ETH antara Ethereum dan rollup. Yang membuat demonstrasi kali ini berbeda adalah integrasi langsung yang meniadakan kebutuhan bridge terpisah maupun waktu tunggu bagi pengguna.
Bagaimana Order CoW Swap Berjalan Tanpa Bridge
Demonstrasi pertama melibatkan protokol CoW Swap di Rollup X. Dalam skenario ini, pengguna menandatangani order yang dieksekusi langsung memakai likuiditas mainnet Ethereum melalui solvers CoW Swap.
Eksekusi order diselesaikan dalam satu transaksi atomik. Pengguna tidak perlu mengirim aset melalui transaksi bridge terpisah, tidak menghadapi waktu tunggu, dan tidak diminta memberikan tanda tangan tambahan.
Mekanisme ini memungkinkan jaringan rollup baru langsung mengakses likuiditas utama Ethereum. Protokol di L2 tidak lagi terikat pada pool lokal yang dangkal, sehingga risiko slippage atau selisih harga eksekusi yang tinggi dapat dihindari.
Sinkronisasi Izin Dompet Safe Lintas Jaringan
Pengujian kedua memanfaatkan infrastruktur dompet multisig Safe. Di hadapan peserta Devcon, tim EEZ memperlihatkan pembaruan daftar penandatangan resmi (authorized signers) serta pengelolaan kas perbendaharaan (treasury) yang diproses serentak antara layer-1 dan layer-2.
Perubahan konfigurasi Safe di mainnet Ethereum dapat diverifikasi seketika dari rollup yang terhubung dalam satu transaksi tunggal. Validasi instan ini mencegah inkonsistensi izin akun pada organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) saat mengelola kas di berbagai rantai.
Uji Validasi Kriptografi Falcon di Rollup
Pada demonstrasi ketiga, tim EEZ menguji verifikasi tanda tangan kriptografi pasca-kuantum Falcon di Rollup X. Kontrak pintar di mainnet Ethereum memanggil kontrak di rollup untuk memvalidasi tanda tangan itu sebelum mengotorisasi transfer dana dalam satu transaksi atomik.
๐ Baca JugaAztec Pangkas Waktu Kirim Ethereum ke 12 Detik - Bukti Privasi Selesai Satu Detik
Algoritma Falcon dirancang khusus untuk mengamankan transaksi jaringan dari potensi serangan komputer kuantum di masa mendatang. Pengujian di panggung Lotus Stage 1 membuktikan bahwa proteksi komputasi masa depan dapat diintegrasikan ke dalam eksekusi lintas rantai tanpa memecah proses menjadi transaksi terpisah.
Bagi pengelola perbendaharaan DAO dan pengguna di layer-2, rangkaian inovasi ini menghadirkan kepastian teknis yang jelas: eksekusi order tidak lagi terganjal antrean bridge, sementara tata kelola akun tetap sinkron dengan mainnet tanpa perlu otorisasi ganda. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Cara Kerja Staking Kripto dan Risikonya
Baca juga: Sengaja Sisakan Tepat 1 ETH di Dompet Binance - Trik Kode Peretas Meredam Alarm Pengawas
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




