๐Ÿ“… Selasa, 18 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
AS Larang Penerbit Stablecoin Tanpa Lisensi Mulai 2027 - Tapi Aturan Mainnya Sendiri Malah Telat

AS Larang Penerbit Stablecoin Tanpa Lisensi Mulai 2027 - Tapi Aturan Mainnya Sendiri Malah Telat

๐Ÿ“š Istilah di Artikel Ini:

Mulai 18 Januari 2027, pintu gerbang bagi penerbit payment stablecoin di Amerika Serikat akan tertutup rapat jika mereka tidak memegang lisensi. Aturan tegas ini merupakan imbas dari GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins), undang-undang yang ditandatangani Juli 2025 dan siap mengubah peta industri kripto di negara itu.

Penerbit kini tidak bisa lagi beroperasi bebas. Mereka wajib mengantongi lisensi resmi, baik di tingkat federal maupun dari negara bagian yang relevan. Sebagai langkah awal menuju implementasi, US Treasury Department mengeluarkan notice of proposed rulemaking atau draf usulan pembuatan kebijakan.

Mereka membuka masa komentar publik selama 60 hari, terhitung sejak usulan ini tayang di Federal Register. “Kami menyambut input dari para pemangku kepentingan,” kata Treasury Secretary Scott Bessent, mengundang pelaku industri kripto untuk ikut angkat suara.

Kesan kesiapan pemerintah juga diamplifikasi di media sosial. Akun @WatcherGuru di X, dalam postingan yang mendulang 4.871 likes, mengutip pernyataan Bessent bahwa AS sedang “bergerak cepat” mengimplementasikan kerangka kerja GENIUS Act.

Tapi klaim bergerak cepat ini justru berlawanan dengan angka di kalender para regulator.

Batas Waktu yang Terlewat

US Treasury tidak bekerja sendirian menyusun aturan ini. Tiga lembaga keuangan penting AS lainnya - OCC, FDIC, dan Federal Reserve Board - juga ikut merilis usulan aturan mereka masing-masing.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa keempat lembaga ini kompak melewatkan tenggat waktu krusial 120 hari yang jatuh pada Juli 2026 kemarin. Batas waktu itu sedianya dipatok untuk memastikan finalisasi regulasi rampung jauh hari sebelum eksekusi lisensi dimulai pada Januari 2027.

Keterlambatan ini bukan masalah administrasi biasa. Mengingat tenggat finalisasi sudah terlewat, ada risiko besar GENIUS Act mulai mengikat hukum pada awal 2027 sementara panduan operasional teknisnya masih buram. Pelaku pasar berpotensi menghadapi pelarangan operasi tanpa tahu pasti standar lisensi seperti apa yang bakal dituntut kelak.

Tether Akhirnya Buka Buku ke KPMG US - Laporan Audit Pertama Buktikan Surplus $6,8 Miliar๐Ÿ“Œ Baca JugaTether Akhirnya Buka Buku ke KPMG US - Laporan Audit Pertama Buktikan Surplus $6,8 Miliar

Menyelaraskan Aturan Lintas Benua

Di saat draf regulasi domestik masih berproses, para pejabat AS sudah mulai mengkalibrasi arah kebijakan ini di panggung global. Pada Juli lalu, delegasi AS terbang ke London untuk bertemu dengan perwakilan Inggris lewat forum UK-US Financial Regulatory Working Group.

Agenda sentral pertemuan ini adalah membahas implementasi GENIUS Act dan mencocokkan pendekatan kedua negara dalam mengatur stablecoin. Langkah ini menunjukkan upaya AS menyelaraskan aturan perizinan mereka dengan kerangka kerja di pusat keuangan Eropa.

Bagi industri kripto, masa komentar 60 hari yang kini terbuka adalah celah sempit untuk memastikan draf aturan ini tidak berubah menjadi tembok tebal bagi inovasi. Pembuat undang-undang sudah mengetuk palu; kini pelaku industri berpacu dengan waktu memastikan regulasi akhirnya masuk akal untuk dijalankan.

Dilansir dari Cointelegraph.

Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share