Peretasan terhadap Binance dinilai mempercepat pergeseran volume transaksi kripto dari bursa tersentralisasi ke platform terdesentralisasi. Kepala Riset Aset Digital Global Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, menilai pembobolan bursa CEX terbesar di dunia itu memicu percepatan migrasi likuiditas. Kendrick mendorong pelaku pasar untuk kembali melirik Uniswap, menekankan rekam jejak protokol ini yang belum pernah sekalipun mengalami eksploitasi keamanan.
Kabar peretasan Binance tidak membuat Standard Chartered menurunkan estimasi harga Uniswap. Insiden itu justru membuat target lama yang dipasang bank multinasional ini berpotensi terlalu rendah.
Rekam Jejak Tanpa Eksploitasi
Standard Chartered mempertahankan target harga $100 per keping untuk token Uniswap (UNI) hingga tahun 2030. Bank ini menyatakan bahwa pembobolan bursa CEX terbesar di dunia justru membuat proyeksi $100 berpotensi terlalu rendah. Proyeksi ini berpijak pada perkiraan akselerasi perpindahan volume dagang ke bursa terdesentralisasi.
Target ini mendukung tesis Standard Chartered sebelumnya mengenai sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi). Bank memproyeksikan total nilai aset terkunci (TVL) di seluruh DeFi berpotensi menembus $2,7 triliun pada 2030. Uniswap diposisikan memegang peran vital sebagai pusat likuiditas utama perdagangan aset ter-tokenisasi.
Rasio Spot Tembus 23,5%
Pergeseran minat pasar ke platform otomatis tercermin lewat data perdagangan kuartalan. Riset CoinGecko mencatat rasio volume perdagangan spot antara 10 DEX teratas berbanding CEX mencapai 23,5% pada kuartal kedua 2026. Angka ini naik 2,1 poin persentase dibanding kuartal pertama 2026.
Pertumbuhan pangsa pasar spot itu menunjukkan perputaran modal sudah mulai mengalir ke DEX sebelum pembobolan terjadi. Bagi Kendrick, peretasan Binance menjadi faktor yang mempercepat laju perpindahan volume perdagangan dari CEX ke DEX.
Kapan Tekanan Jual Mereda
Kendati proyeksi jangka panjang Uniswap dipatok tinggi, dinamika jangka pendek pasar kripto masih menghadapi guncangan. Kendrick memperkirakan pasar aset digital masih akan dibayangi aksi jual serta pergerakan harga negatif.
Penurunan harga diperkirakan bertahan sampai aset yang dibekukan menemukan kepastian status. Selain itu, tekanan pasar baru berpeluang mereda setelah rincian investigasi atas serangan Binance terungkap sepenuhnya.
๐ Baca JugaPasang Order Minyak $170 Juta Lalu Dibatalkan - Dua Akun di Hyperliquid Kantongi $119.000
Bagi pelaku pasar, analisis Kendrick memisahkan kepanikan harian dari arah modal jangka panjang: tekanan harga berpeluang bertahan selama penyelidikan Binance berjalan, tetapi bursa tanpa catatan peretasan kini memimpin perpindahan likuiditas.
Dilansir dari Cointelegraph.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Baca juga: Pasang Order Minyak $170 Juta Lalu Dibatalkan - Dua Akun di Hyperliquid Kantongi $119.000
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




