Coinbase membukukan laba bersih $719 juta pada kuartal ketiga 2026. Capaian ini menyudahi rentetan rugi dari dua kuartal berturut-turut sebelumnya, termasuk defisit $394 juta yang dialami bursa asal Amerika Serikat itu pada kuartal pertama.
Pembalikan ke zona laba terjadi saat pendapatan perusahaan tidak banyak bergeser. Coinbase mengantongi total pendapatan $1,22 miliar, relatif mendatar dibanding kuartal sebelumnya. Pembalikan profitabilitas ini utamanya didorong oleh keuntungan valuasi atas aset kripto yang tersimpan di neraca internal perusahaan.
Keuntungan pembukuan aset internal bukan satu-satunya penopang kinerja kuartalan ini. Di saat yang sama, lini bisnis baru Coinbase melaju kencang melampaui riwayat produk lain yang pernah diluncurkan.
Lompatan Tercepat dalam Sejarah Bursa
Produk pasar prediksi atau prediction markets menjadi motor pertumbuhan paling kencang dalam sejarah Coinbase. Segmen ini membukukan pendapatan disetahunkan (annualized revenue) melampaui angka $200 juta.
Partisipasi pedagang di instrumen ini meluas cepat. Jumlah pedagang harian pada segmen pasar prediksi melonjak lebih dari 60% dibanding kuartal sebelumnya (QoQ). Dari sisi penerimaan, segmen ini mencatat pertumbuhan majemuk sebesar 82% per kuartal sejak pertama kali diperkenalkan.
Pertumbuhan transaksi itu berlangsung stabil tanpa terpengaruh kalender musiman. CEO Coinbase Brian Armstrong mengungkapkan bahwa volume dan minat pada pasar prediksi terus tumbuh konsisten, bahkan saat melewati jeda musim kompetisi olahraga.
Penyangga di Luar Pasar Spot
Karakteristik pasar prediksi membuka ruang diversifikasi baru bagi Coinbase. CFO Coinbase Alesia Haas menyatakan bahwa lini pasar prediksi memberikan sumber pemasukan baru yang tidak berkorelasi langsung dengan volatilitas perdagangan spot kripto.
Model ini memberi sumber penerimaan tambahan ketika aktivitas perdagangan koin sedang lesu. Saat volume transaksi spot menurun atau pasar bergerak mendatar, instrumen kontrak prediksi berbasis peristiwa tetap aktif menggerakkan transaksi pengguna.
๐ Baca JugaKuCoin Tutup Operasional di Rusia dan Belarusia - Batas Penarikan Diberikan Berbeda Tiap Akun
Jarak Lebar Menuju Rekor Saham
Kinerja laba yang kembali positif belum sepenuhnya tecermin pada pergerakan saham perusahaan di bursa Wall Street. Saham Coinbase (COIN) ditutup pada level $160,59 sebelum rilis laporan keuangan resmi diumumkan.
Posisi harga itu masih terdepresiasi lebih dari 55% dari rekor tertinggi 52 minggunya di level $361,40. Bagi kalangan investor, kembalinya Coinbase ke zona laba dan pesatnya ekspansi pasar prediksi menunjukkan diversifikasi bisnis mulai membuahkan hasil, kendati valuasi saham masih menghadapi jarak panjang menuju level puncaknya.
Dilansir dari Decrypt.
Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula
Baca juga: DTCC Bawa Sekuritas $30 Triliun ke Blockchain - Konversi Aset Tuntas dalam 15 Menit
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




