Changpeng Zhao alias CZ melontarkan pernyataan optimis pada 4 September lalu. Sang tokoh kripto menyebut rentetan investasi YZi Labs dalam beberapa bulan terakhir akan menjadi portofolio dengan performa terbaik. Alasannya sederhana: kucuran modal itu masuk tepat di kedalaman crypto winter, saat banyak proyek butuh dana segar.
YZi Labs, entitas hasil pergantian nama dari Binance Labs yang beroperasi mandiri dari Binance di bawah kendali CZ dan Yi He, saat ini mengelola aset lebih dari $10 miliar. Namun, klaim pendirinya punya satu ganjalan: pernyataannya murni opini pribadi tanpa dukungan kinerja yang bisa diverifikasi. Tidak ada data harga akuisisi, valuasi perusahaan saat ini, maupun angka pengembalian modal yang dibuka kepada pelaku pasar.
Melebarkan Sayap ke Luar Web3
Jejak kucuran dana YZi Labs sepanjang tahun 2026 memperlihatkan pergeseran sasaran investasi. Ekosistem Web3 masih mendominasi porsi 70% hingga 80% dari total portofolio, tapi lengan ventura ini mulai agresif merambah sektor kecerdasan buatan, robotika, dan institusi keuangan konvensional.
Daftar pendanaan yang terkonfirmasi publik tahun ini memperjelas arah baru itu. YZi Labs menaruh modal di RoboForce, perusahaan pembuat robot industri yang baru menutup ronde pendanaan $52 juta untuk membawa total modal masuk mereka ke angka $67 juta. Mereka juga ikut mendanai BitGo, penyedia layanan kustodian aset digital yang sudah menyeberang ke bursa saham lewat pencatatan perdana di NYSE pada Januari lalu.
Di ranah aslinya, dana YZi Labs mengalir ke platform pasar prediksi Predict.fun, protokol pembayaran AEON, serta platform pinjaman berbunga tetap TermMax. Proses inkubasi proyek awal juga terus berjalan lewat program rutin bernama EASY Residency.
Menunggu Pembuktian Valuasi
Persoalan mendasarnya, publik tidak punya landasan untuk mengukur kesuksesan yang dibicarakan CZ. YZi Labs menolak mengungkap berapa nilai kontribusi dana spesifik untuk tiap perusahaan, maupun besaran valuasi proyek saat kesepakatan investasi ditandatangani.
๐ Baca JugaRobinhood Raup $5,44 Juta Sehari Lewat Arbitrum - Memicu Debat ‘Tuan Tanah vs Penyewa’ Melawan Solana
Kasus pendanaan RoboForce membuktikan besarnya ketidakpastian itu. Perusahaan robotika itu mengklaim sudah memegang lebih dari 11.000 surat minat untuk produk mereka. Kenyataannya, sampai saat ini belum ada bukti pendapatan nyata atau catatan pengiriman produk yang diaudit pihak luar. Nilai kesepakatannya bertumpu sepenuhnya pada potensi di atas kertas.
Sikap percaya diri CZ juga meluncur saat pasar masih meraba kekuatan banteng. Harga Bitcoin berada di kisaran $79.945 pada perdagangan 6 September. Level ini menunjukkan pemulihan berarti dari titik anjlok awal 2026, tetapi posisinya masih di bawah rekor tertinggi sebelumnya. Selama angka valuasinya tertutup rapat, klaim portofolio paling manis di musim dingin ini cuma akan jadi narasi sang pemilik. Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu DeFi (Decentralized Finance)?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




