📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Provinsi Terpadat Korea Selatan Uji Coba Stablecoin Sendiri Selama 8 Bulan - Buat Bagi-Bagi Dana Pemerintah

Provinsi Terpadat Korea Selatan Uji Coba Stablecoin Sendiri Selama 8 Bulan - Buat Bagi-Bagi Dana Pemerintah

📚 Istilah di Artikel Ini:

Di saat dunia sibuk berdebat soal stablecoin dolar, Korea Selatan diam-diam menempuh jalan lain: membangun stablecoin-nya sendiri langsung dari kantor pemerintahan. Provinsi Gyeonggi - wilayah terpadat di negeri itu - mengonfirmasi program percontohan stablecoin berbasis blockchain selama delapan bulan yang dijadwalkan mulai Agustus, dan menjadi uji coba pertama yang disokong pemerintah di sana.

Proyek ini dipimpin perusahaan keamanan blockchain ZKrypto dan akan berjalan hingga Februari 2027. Fokusnya bukan spekulasi, melainkan urusan sehari-hari negara: bagaimana stablecoin diterbitkan, diedarkan, dan dipakai sebagai mata uang regional serta untuk penyaluran dana pemerintah kepada warga.

Dua Tahap, dan Teknologi ‘Bukti Tanpa Bocor’

Tahap awal menguji mekanisme penerbitan, sirkulasi, dan penyelesaian transaksi. Fase kedua, antara Oktober hingga Desember, baru menyentuh bagian yang paling sensitif: pencegahan kecurangan, perlindungan privasi, dan kemungkinan memakai stablecoin ini di berbagai program manfaat publik.

Kunci teknisnya ada pada zero-knowledge proof - teknologi yang, menurut ZKrypto, dipakai untuk mencegah pembelanjaan ganda (uang yang sama dipakai dua kali) sekaligus menjaga privasi pengguna. Selain itu, teknologi proof-of-reserves akan memverifikasi aset cadangan secara real-time sepanjang pengujian. Dengan kata lain, warga bisa dibuktikan tidak mencurangi sistem tanpa harus membuka seluruh riwayat transaksinya - dan negara bisa membuktikan uang jaminannya benar-benar ada.

Bukan Gerakan Tunggal

Percontohan pemerintah ini muncul di tengah gelombang inisiatif swasta di Korea. Pekan yang sama, super-app finansial Toss meneken kesepakatan strategis dengan Optimism dan Sunnyside Labs untuk menguji infrastruktur stablecoin berbasis won selama tiga bulan. Sementara raksasa telekomunikasi KT mengungkap rencana investasi 18 triliun won (sekitar $13,2 miliar atau Rp215 triliun) dalam tiga tahun ke depan, sebagian di antaranya untuk layanan tokenisasi dan infrastruktur stablecoin won.

Visa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan📌 Baca JugaVisa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan

Alasan di balik semua ini cukup gamblang: ZKrypto sendiri menyebut stablecoin berdenominasi dolar terus merangsek naik secara global, sehingga Korea dinilai perlu memperkuat infrastruktur stablecoin domestiknya sendiri sebelum tergantung pada mata uang asing.

Kalau uji coba ini berhasil, taruhannya jauh lebih besar dari sekadar teknologi. Ia bisa menjadi contoh nyata bagaimana sebuah pemerintahan memakai stablecoin bukan untuk melarang atau menyaingi kripto, melainkan untuk menjalankan fungsi negara sehari-hari - dari membayar bantuan sosial hingga menggerakkan ekonomi lokal. Negara-negara lain, termasuk yang di Asia Tenggara, punya alasan kuat untuk menonton pelan-pelan hasilnya.

Dilansir dari crypto.news.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share