📅 Sabtu, 18 Juli 2026 · --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem
ID
Raksasa Otomotif Hyundai Diam-Diam Kirim Uang Antarnegara Pakai Stablecoin - 3 Jam Kini Jadi 7 Menit

Raksasa Otomotif Hyundai Diam-Diam Kirim Uang Antarnegara Pakai Stablecoin - 3 Jam Kini Jadi 7 Menit

📚 Istilah di Artikel Ini:

Hyundai, pembuat mobil terbesar ketiga di dunia berdasarkan penjualan, baru saja memindahkan uang sungguhan antarnegara lewat blockchain hanya dalam tujuh menit - sesuatu yang lewat jalur perbankan tradisional biasanya butuh tiga hingga empat jam. Dengan langkah itu, Hyundai menjadi perusahaan besar Korea Selatan pertama yang menjalankan sistem pengiriman uang lintas negara berbasis stablecoin sampai ke tahap siap-produksi.

Sistem ini berjalan di atas blockchain Avalanche, dan menurut para pengembangnya, ini bukan lagi eksperimen di ruang tertutup.

Uji Coba yang Bukan Lagi Sekadar Simulasi

“Hyundai adalah perusahaan besar pertama yang secara terbuka mengumumkan implementasi semacam ini di Avalanche, tetapi inisiatif ini lebih dari sekadar eksperimen teknis,” kata Justin Kim, kepala kawasan Asia-Pasifik di Ava Labs, pengembang platform tersebut. “Ini sudah menjadi kasus penggunaan manajemen kas yang nyata, bukan kotak pasir - uji coba ini memindahkan USD dan USDT sungguhan antara entitas Hyundai Motor di AS dan Meksiko.”

Pada tahap pertama, Hyundai mentransfer 20.000 dolar AS (sekitar Rp325 juta) dari Hyundai Motor America ke Hyundai Motor Mexico. Caranya: dolar dikonversi menjadi stablecoin USDT milik Tether, dikirim lintas negara, lalu dikonversi kembali menjadi dolar di ujung penerima. Hyundai Card, unit kartu kredit perusahaan yang memimpin proyek ini, menyebut seluruh proses rata-rata memakan waktu tujuh menit - jauh lebih cepat dibanding tiga sampai empat jam yang lazim lewat jaringan perbankan konvensional.

Giliran Eropa Menyusul Bulan Ini

Hyundai tidak berhenti di koridor Amerika. Uji coba kedua yang melibatkan anak-anak usaha Hyundai di Eropa dijadwalkan mulai akhir bulan ini. Fase itu akan menguji transfer dalam mata uang lokal dan menghitung biaya konversi valuta asing, kali ini menggandeng Circle - penerbit stablecoin USDC - bersama Visa.

Visa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan📌 Baca JugaVisa Luncurkan Platform Stablecoin Open USD - Circle Kini Punya Rival yang Didukung 140 Perusahaan

Langkah Hyundai mencerminkan tren yang lebih luas: makin banyak perusahaan raksasa menguji stablecoin untuk memindahkan uang antar anak perusahaan, menyelesaikan pembayaran lintas negara, sekaligus memangkas biaya dan waktu yang selama ini melekat pada jalur perbankan tradisional. Perusahaan berencana memperluas proyek ke koridor dan mata uang baru.

Kenapa Ini Lebih dari Sekadar Kabar Teknologi

Ketika sebuah konglomerat sekelas Hyundai memindahkan kas operasionalnya ke rel blockchain, stablecoin berhenti menjadi mainan pedagang kripto dan mulai menjadi infrastruktur keuangan korporat yang sesungguhnya. Bagi bendahara perusahaan di seluruh dunia yang setiap hari berjibaku dengan transfer antarnegara yang lambat dan mahal, angka tujuh menit itu adalah sinyal yang sulit diabaikan.

Dilansir dari CoinDesk.


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
📩 KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share