Sinyal beli itu datang lagi dari Michael Saylor. Lewat akun X miliknya pada 18 Oktober 2026, pimpinan Strategy itu mengunggah grafik riwayat pembelian Bitcoin perusahaannya dengan kalimat singkat: “We found room for more orange”. Unggahan itu memberi isyarat bahwa akumulasi berikutnya sedang disiapkan, tanpa menyebutkan besaran koin ataupun kepastian tanggal transaksinya.
Harga Bitcoin berada di kisaran $81.000 pada 18 Oktober menurut data CoinGecko, melampaui rata-rata harga beli Strategy di angka $75.444 per koin. Laporan resmi perusahaan per 12 Oktober mencatat total simpanan mencapai 848.250 BTC dengan nilai perolehan sekitar $64 miliar. Jumlah 848.250 BTC itu mewakili sekitar 4,04% dari total batas pasokan 21 juta koin yang akan beredar di dunia.
Di balik pesan santai di media sosial, neraca keuangan Strategy menunjukkan arah pergerakan modal yang jauh lebih terencana.
Pola Berulang di Balik Kode Oranye
Pola ini mengingatkan pada kejadian awal bulan. Pada 4 Oktober, Saylor sempat menuliskan kalimat “More orange than ever” di X ketika kepemilikan koin berada di angka 847.666 BTC, sebelum kemudian disusul pengumuman pembelian 1.665 BTC.
Pada pekan yang berakhir 11 Oktober, Strategy menambah simpanan dengan membeli 250 BTC senilai $21,5 juta. Pembelian ini memanfaatkan dana hasil pelepasan 125.183 lembar saham MSTR ditambah $500.000 dari kas perusahaan. Ruang penambahan modal lewat bursa juga masih terbuka lebar, dengan sisa plafon program at-the-market MSTR untuk penerbitan sekaligus penjualan saham baru mencapai sekitar $18,81 miliar per 11 Oktober.
Ketika Buyback Saham Melampaui Belanja Koin
Catatan keuangan Strategy pada pekan kedua Oktober membuka fakta menarik seputar prioritas alokasi kas perusahaan. Di rentang waktu yang sama saat membeli 250 BTC, manajemen justru mengalirkan dana lebih besar untuk saham mereka sendiri. Strategy mengeluarkan $192,4 juta guna membeli kembali 1.932.145 lembar saham preferen STRC, yakni Variable Rate Series A Perpetual Stretch Preferred Stock.
Belanja buyback saham preferen STRC itu tercatat sekitar 8,95 kali lebih tinggi dibanding alokasi belanja Bitcoin pada periode yang sama. Perbandingan ini menegaskan bahwa langkah Strategy di pasar modal tidak melulu bertumpu pada perburuan koin, melainkan juga restrukturisasi ekuitas internal lewat penyerapan saham preferen.
Kapan Transaksi Baru Resmi Diumumkan?
Kabar mengenai apakah Saylor sudah mengeksekusi pembelian baru di pasar spot belum dapat dikonfirmasi hari ini. Rincian mengenai volume koin dan nilai transaksi baru akan terjawab lewat laporan regulasi berikutnya yang merangkum aktivitas perusahaan setelah 11 Oktober.
๐ Baca JugaBeli di Harga $127, Dua Dompet Bitcoin Aktif Lagi Usai 12 Tahun - Pindahkan 417 BTC Senilai $33,85 Juta
Bagi pelaku pasar yang mengamati pergerakan Bitcoin di sekitar $81.000, unggahan Saylor memang menjadi bumbu optimisme jangka pendek. Namun bagi investor yang meneliti neraca, arah modal Strategy selalu ditentukan oleh dokumen resmi keterbukaan informasi, bukan sekadar teka-teki visual di lini masa.
Dilansir dari crypto.news.
Baca juga: Apa Itu Bitcoin Halving?
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.




