๐Ÿ“… Jumat, 21 Agustus 2026 ยท --:-- WIB Ikuti kami
Ecosystem โ–ผ
ID โ–ผ
Capital.com Beralih dari Sekadar CFD, Nasabah UAE Kini Bisa Beli Kripto Asli Lewat Lisensi Federal Baru

Capital.com Beralih dari Sekadar CFD, Nasabah UAE Kini Bisa Beli Kripto Asli Lewat Lisensi Federal Baru

Capital.com selama ini dikenal menawarkan eksposur kripto lewat skema Contract for Difference (CFD). Skema ini sekadar melacak harga tanpa memindahkan kepemilikan aset ke tangan trader. Namun, kebiasaan ini akan segera berubah di Uni Emirat Arab (UAE).

Pada 21 Agustus 2026, platform broker ini mengumumkan bahwa afiliasinya, Capital Vault, baru saja mengantongi lisensi virtual asset dari Capital Market Authority (CMA) tingkat federal UAE. Lisensi ini mengizinkan Capital Vault bertindak sebagai agen atau matching principal sekaligus menyediakan layanan penitipan kripto. Hasil akhirnya: nasabah UAE yang memenuhi syarat nantinya bisa membeli dan memegang aset kripto nyata langsung dari aplikasi Capital.com. Di belakang layar, Capital Vault yang akan menangani eksekusi pesanan, penyelesaian transaksi, hingga pengamanan dompet aset.

Beda Otoritas Federal dan Lokal

Pasar UAE memiliki struktur regulasi yang berlapis. Izin federal dari CMA ini berdiri terpisah dari dua rezim lokal yang sudah lebih dulu beroperasi, yakni Abu Dhabi Global Market (ADGM) dan Virtual Assets Regulatory Authority (VARA) Dubai. CMA UAE sendiri baru memperbarui kerangka regulasi aset virtual mereka pada bulan April 2026. Pembaruan aturan itu memperluas cakupan aktivitas yang bisa diawasi dari tiga menjadi delapan kategori, termasuk pialang, manajemen portofolio, sistem perdagangan alternatif, hingga transfer dan penitipan aset.

Untuk mendukung operasi baru ini, Capital Vault sudah meresmikan kantor fisik di Abu Dhabi. Mereka kini sedang merekrut tim aset digital lokal, meski target jumlah karyawan baru maupun besaran modal investasinya tidak diungkap. Langkah ini menambah panjang daftar perusahaan kripto global yang menancapkan bendera di UAE. Sebelumnya, Binance sudah memegang izin bursa dan penitipan di Abu Dhabi, Crypto.com masuk lewat lisensi layanan pembayaran, sementara Bitpanda mengamankan lisensi broker di Dubai.

Apa yang Masih Dirahasiakan

Meski fondasi lisensi hukum sudah di tangan, pengguna masih harus menunggu. Capital.com belum mengungkap kapan persisnya layanan transaksi spot ini akan meluncur. Daftar koin yang akan didukung, struktur biaya transaksi, hingga syarat minimum pembukaan akun baru juga belum diumumkan ke publik.

Dua Karyawan Binance Dicegat di Bandara UAE - Bebas Tanpa Dakwaan, tapi Pemilik Dananya Masih Rahasia๐Ÿ“Œ Baca JugaDua Karyawan Binance Dicegat di Bandara UAE - Bebas Tanpa Dakwaan, tapi Pemilik Dananya Masih Rahasia

Strategi merangkai lisensi ini bukan hal baru bagi payung bisnis mereka. Capital Vault juga memiliki entitas di Eropa yang terdaftar pada register publik CySEC Siprus sebagai penyedia layanan aset kripto (CASP) di bawah payung hukum MiCA. Izin operasi di Eropa itu menaungi layanan pertukaran, eksekusi pesanan, transfer, dan penitipan aset. Di dalam negeri UAE sendiri, grup ini juga mengoperasikan entitas terpisah bernama Capital Com MENA Securities Trading yang memegang lisensi reguler dari CMA.

Grup bisnis ini teratur menyusun pilar legal yang kuat sebelum membuka pintu transaksi koin asli. Menawarkan CFD mungkin jauh lebih ringan karena platform tidak perlu repot menjaga brankas koin nasabah, tetapi tuntutan pasar pada akhirnya tetap memaksa broker tradisional ikut membangun infrastruktur penitipan sungguhan. Dilansir dari crypto.news.

Baca juga: Cara Membaca Candlestick untuk Pemula


Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Aset kripto sangat fluktuatif dan berisiko tinggi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan jangan berinvestasi melebihi kemampuanmu menanggung kerugian.

Gimana reaksimu?
Bagikan artikel ini:
๐Ÿ“ฉ KABAR BITCOIN 1 MENIT

Berita kripto harian, langsung ke inbox

Ringkasan 1 menit untuk kamu yang selalu bergerak. Gratis, kapan saja bisa berhenti.

Total
0
Share